DCI | Jaringan Kerja With thanks to Tetapi siapakah Segala sesuatu berasal dari
Kamu, Semua kutipan Alkitab diambil dari Semua Pelajaran ini memuat kepercayaan pribadi © 2002 Penerjemahan oleh
Sekolah Alkitab Kirim Disini 'Yang Harus Our Pages in DCI England |
24. Persembahan-Persembahan Dalam Alkitab Anda Baca Dengan Keras: Kejadian
4:1-16 Hafalkan Ayat Ini: Kejadian 15:11 ‘Kemudian burung pemakan datang ke
atar bangkai itu, tetapi Abram mengusirnya. Kemudian Diskusikan Tentang Ini: Beberapa
kebohongan dari Iblis akan digunakan untuk menghentikan orang-orang supaya jangan memberikan persembahan Sesuatu Untuk Dikerjakan Sebelum Pertemuan Berikutnya: Tanyakan
kepada Allah supaya jelas apa yang Dia kehendaki anda persembahkan bagiNya. Tugas Tertulis Diploma: Tuliskan dalam
satu halaman mengapa Allah dan yang jahat sangat mengingingkan persembahan kita. Renungkan Kata Demi Kata dari Ayat Berikut: Ibrani 11:4 Kita telah melihat sebelumnya bahwa persembahan-persembahan membawa kuasa rohani dan Allah secara
tersurat tidak dapat menolak persembahan dan akan memberikan upah kepada mereka yang membawa persembahan bagiNya. Sehubungan dengan dinamika rohani bahwa ke dalam persembahan akan menarik bukan saja kuasa Allah tetapi juga penolakan yang menembus dari
si jahat. Konsekuensinya adalah bahwa persembahan-persembahan diperebutkan atau dipertandingkan atau diserang oleh si jahat, sebagaimana apabila suatu persembahan dilepaskan dari tangan seseorang, maka berkat-berkat dilepaskan dari tangan Allah.
Antara waktu ketika Allah berbicara kepada seseorang tentang memberikan atau melakukan suatu persembahan, dan waktu ketika persembahan itu nyata dipersembahkan, maka terjadi di sana peperangan sengit yang dilepaskan melawan orang tersebut. Si jahat pasti menanamkan pada pemikiran orang itu suatu ketakutan atau keraguan dalam bentuk pencobaan dengan upaya mencegah orang itu memberikan persembahannya. Di bawah ini ada 4 contoh alkitabiah dimana ketika persembahan dilakukan terjadi perlawanan dan
penahanan oleh si jahat dan bagaimana si jahat menggunakan agen manusia (hamba atau wakilnya) yang telah tunduk kepadanya sebelumnya untuk melawan atau menyerang pemberian persembahan tersebut. 1. Kain dan Abel – Kejadian 4:1-16 Rujukan pertama tentang persembahan yang penting adalah dipersembahkan oleh Abel. (Dalam faktanya,
persembahan ini begitu pentingnya sehingga Ibrani 11:4 menunjukkan bahwa ini adalah suatu tindakan besar dari iman dan Allah berkenan dan berbicara tentang kebaikan dari persembahannya ini. Sudah pasti bahwa itu akan menjadi berkat yang luar biasa pada
hari penghakiman kepada siapa yang Allah berkenan dari persembahan keuangan mereka yang mereka persembahkan ketika masih hidup di bumi.) Setelah melepaskan suatu persembahan bermutu seperti itu, si jahat berusaha untuk mencegah berkat mencapai Abel dan dia bekerja melalui Kain untuk membuunuh Abel dan menghancurkan kuasa dari persembahannya itu. 1 Yohanes 3:12 secara jelas menyatakan bahwa Kain telah tunduk dan bahkan menjadi milik Setan dan setan menggunakan Kain untuk menentang dan menyerang persembahan pertama sekali yang dipersembahkan bagi Allah. Adalah menarik untuk mencatat bahwa persembahan yang pertama kali dalam Alkitab membawa kepada
pembunuhan yang pertama dalam Alkitab. Hanya sebagaimana Allah tidak dapat menolak untuk memberikan penghargaan atau upah kepada suatu persembahan, demikian juga dengan si jahat tidak dapat menolak untuk menyerang atau menggagalkan suatu persembahan.
2. Abram – Kejadian 15:1-20 Di sini, Allah memintah persembahan korban dari Abram yang akan merupakan suatu peristiwa yang membawa Allah berjalan melalui persembahan itu dan mengkonfirmasikan atau menegaskan firmanNya kepada Abram. Abram mempersiapkan persembahannya, tetapi, ayat 11 menyatakan bahwa burung buas pemangsa datang untuk mencuri persembahan itu dan Abram telah mengusirnya dan mendorong burung-burung itu untuk pergi. Dalam perumpamaan tentang penabur dalam Markus 4:4, Yesus mengumpakan kuasa kegelapan sebagai burung yang memakan dan mengambil firman Allah yang ditanamkan di dalam hati orang-orang. Konsekuensinya adalah, apakah tidak masuk akal apabila menafsirkan bahwa persembahan Abram telah
diserang secara fisik, tetapi juga secara roh oleh si jahat dalam upaya mencegah Abram untuk memberikan persembahan? Abram menolak serangan itu dan melanjutkan memberikan persembahan – itu menyenangkan Allah begitu banyak sehingga kemulaan Allah
benar-benar bekerja dan berjalan di antara persembahan-persembahan; Allah tidak dapat menolak suatu persembahan! 3. Maria – Yohanes 12:1-11 Sebagaimana Maria mempersiapkan untuk memberikan suatu persembahan yang sangat besar dari suatu minyak wangi yang sangat mahal kepada Yesus, dia juga mengalami bahwa persembahannya itu ditentang oleh si jahat, yang waktu melawannya menggunakan agen manusia. Agen si jahat yang berupa manusia itu adalah Judas – yang tanpa diragukan lagi sudah tunduk kepada si jahat sebagaimana disebutkan dalam Yohanes 13:27menunjukkan bahwa Setan sering sekali masuk ke dalam dirinya dan memimpin dia untuk mengkhianati Yesus. Ketika Maria mempersembahkan suatu persembahan yang harum suara menghardik dan mengecam dari Judas mencoba meniadakan arti dari persembahan itu, tetapi Tuhan Yesus sendiri menegor Judas dan membenarkan Maria dan persembahannya. Dalam faktanya, dalam nats yang sama di dalam Markus 14:9, Yesus berkata bahwa persembahan yang
banyak ini akan dikabarkan di seluruh dunia untuk mengingat apa yang dilakukan oleh Maria tersebut. Hal yang sama adalah benar dan berlaku sekarang – jika seseorang mempersiapkan suatu persembahan yang besar kepada Yesus suara mengecam dari si jahat
akan mencoba dan membujuknya untuk tidak melakukannya. Bagaimanapun, apabila seseorang mendapat celaan dari si jahat dan menantang mereka, tetapi tetap memberikan persembahan, seperti Maria, mereka akan dibenarkan oleh Yesus. 4. Ananias & Sapphira – Kisah Para Rasul 5:1-11 Persembahan terakhir yang ditantang oleh Setan adalah cerita mengharukan tentang Ananias dan
Sapphira. Sayangnya, bukan hanya Ananias membawa persembahannya dan meletakkannya di kaki para Rasul, tetapi dia membawa kebohongan bersama persembahannya dan menahan sebagian uangnya. Lagi, bahwa Ananias telah tunduk kepada si jahat dan itu tidak lagi
dapat diragukan ketika Petrus menegor dia ketia dia berkata dalam ayat 3 ‘Bagaimana bias Setan begitu mengisi hatimua sehingga engkau membohongi Roh Kudus’. Sebelum kejadian ini Gereja telah bertambah luar biasa dan mengalami peningkatan anggota dan
keuangan. Karena si jahat begitu gigih menghancurkan pertumbuhan seperti ini dan dia langsung menyerang lewat persembahan karena dia melihat dinamika rohani untuk menyerangnya. Setan dengan berhasil meracuni dan mengkontaminasi dan menyusupi
persembahan dari Ananias dan Sapphira dan keduanya jatuh dan mati dan Gereja mula-mula menderita ketika terjadi serangan rohani besar dari kuasa kegelapan. Jadi persembahan adalah suatu alat kuasa rohani yang dahsyat yang merupakan kepentingan mendalam secara langsung baik bagi Allah maupun si jahat. Kita telah
melihat bahwa mereka yang mengabaikan tantangan dari si jahat dan dengan gigih memberikan persembahan mereka, mereka menerima berkat dari Allah – seperti Abram dan Maria. Kita juga telah melihat bahwa apabila si jahat berhasil melawan pemberian suatu
persembahan itu berakibat pada kematian fisik – sebagaimana kita lihat dalam 3 kasus dari Abel, Ananias dan Sapphira.
Search Surat-Surat Untuk Dunia Berlangganan atau Membagi halaman ini |