DCI Foundation
Jaringan Kerja
Kristen Seluruh
Dunia
With thanks to
Pastor Mahli
Sembiring
for the translation
from the original
English
Indeks pelajaran
Tetapi siapakah
Saya, dan siapakah umatku sehingga mampu memberi sebanyak ini?
Segala sesuatu berasal dari
Kamu,
dan kami hanya memberikan apa
yang berasal dari tanganMu
1 Tawarikh 29:14
Semua kutipan Alkitab diambil dari
The Holy Bible
New
International
Version
© Hodder
and Stoughton (diterjemahkan
secara langsung
oleh Mahli
Sembiring)
Semua
Rumah Doa
untuk
Bangsa-Bangsa
Termiskin
di akhir setiap
pelajaran
didasarkan pada
Operation
World
21st Century
Edition
Patrick Johnstone
Jason Mandryk
© 2000 by
Paternoster
ISBN
1-85078-357-8
Pelajaran ini memuat kepercayaan pribadi
dan pengalaman
praktek dari pengarang
yang
merekomendasikannya kepada pembaca
Pengarang tidak
mengambil untung
apa-apa atas
keberhasilan mereka
bila diterapkan dan
juga tidak
bertanggung
jawab atas segala kegagalan atau kekecewaan yang
timbul karena
menerapkan
pelajaran ini
© 2002
Jonathan Frusher
Cheltenham England
E-mail the author
Penerjemahan oleh
Mahli Sembiring dan
Publikasi disponsori
oleh DCI England
www.dci.org.uk
Pelatihan Gratis
Sekolah Misi
Tanpa
dinding,
Tanpa
pembatas
Tanpa biaya -
sejak 1985.
Sekolah Alkitab
dengan 85
pelajaran tingkat diploma gratis.
Siapa Kami ?
Kirim Disini
Berita Anda
'Yang Harus
Dilihat'Links
Orang yang
belum
Terjangkau
Misi/Gereja
Buku Gratis
jendela 10/40
Computers
Address Book
Travel + Articles
Halaman Foto
Forum Uang
Bagaimana Saya
Membantu?
Our Pages in
Arabic
French
Español
Hindi
Portugues
Indonesian
Chinese
Telegu
Romanian
Kurdish
Russian
Cebuano
Mooré
Kiswahili
DCI England
The World Christians Network
www.dci.org.uk
Siapa Kami? |
33. Manfaat-Manfaat
Di Bumi dari Memberi
Dalam Alkitab Anda Baca Ini Dengan Keras: Amsal 19:17
Hafalkan ayat ini: Matius 25:40 'Apapun yang kau lakukan kepada salah seorang terkecil dari saudaraKu ini, engkau melakukannya
untukKu'
Kemudian Diskusikan Tentang ini: Apa implikasi pandangan Allah atas pemberian kepada salah satu dari anak-anakNya,
sebagai suatu pemberian kepadaNya secara pribadi.
Sesuatu Untuk Dikerjakan Sebelum Pertemuan Berikut:
Dalam doa, mintalah kepada Allah untuk menunjukkan kepada anda lebih jauh tentang manfaat dari memberi.
Tugas Tertulis Diploma: Tuliskan satu halaman dari manfaat di bumi dari memberi.
Renungkan kata demi kata dari ayat ini: Matius 10:42
Seksi sebelumnya sehubungan dengan uang sebagai tongkat pengukur dari Allah untuk menghakimi kehidupan Kristen kita maka dengan sendirinya memberikan alasan yang cukup bagi setiap orang
untuk mendedikasikan pemberian uang mereka kedalam pekerjaan Allah. Bagaimanapun juga seksi ini akan memperlihatkan dan mendaftarkan alasan-alasan lebih lanjut lagi dan manfaat-manfaat dari memberi seperti itu jika anda belum menjadi seorang pemberi
sebelumnya, maka hati anda akan dimenangkan untuk mau memberi kepada Allah dan perluasan kerajanNya.
Dalam bidang memberi anda apakah setiap memberi atas penghasilan anda sepanjang waktu atau tidak, Alkitab tidak berbicara tentang pemberi paruh waktu. Konsekuensinya begitu anda membaca
alasan tersebut dan manfaat menjadi seorang pemberi, biarkanlah Allah berbicara kedalam hati anda untuk melihat jika anda telah menaatiNya dalam pemberian anda, atau jika anda butuh kommit secara sistematis, rajin dan pemberi penuh waktu.
Manfaat paling besar dari memberi adalah bawa ketika kita memberi, kita mulai mengaktifkan hukum yang akan melepaskan berbagai berkat dengan banyak bentuknya dari Allah, seperti bahwa
kita akan ada dalam situasi posisi yang lebih baik untuk memberi pada masa yang akan datang. Sebagai contoh, anda dapat mengambil sebiji benih apel dan menanamnya dan akan memberikan apel secara gratis lebihd ari delapan kali – setiap apel akan
memiliki 5 biji dari tanaman awal yang anda tanamankan, maka sekarang anda telah memilih bebih biji apel sebanyak 40 butir.
Ke empat puluh biji benih ini dapat ditanamkan lagi dan berikutnya akan menghasilkan masing-masing 5 biji dan total biji apel yang siap anda tanamkan kembali adalah sebanyak 800 butir.
Ke 800 biji benih ini dapat ditanamkan kembali dan akan menghasilkan pohon dengan 5 atau 4 biji benih, sehingga secara keseluruhan telah menghasilkan lebih dari 16,000 biji benih yang siap untuk ditanamkan.
Hukum kekekalan tentang menabur dan menuai ada untuk manfaat kita dan dilepaskan berbagai macam berkat dari Allah ke dalam hidup kita oleh karena kita memberi, berarti dengan memberi
kita mempersiapkan diri kita sendiri sebagai tenaga pengaktif hukum menabur dan menuai itu bekerja bagi kepentingan kita. Dengan memberi kita menaburkan benih yang akan kembali kepada kita dalam bentuk gelombang dari berbagai bentuk berkat-berkat.
Pemberian kita adalah investasi dalam masa depan keuangan kita dan apabila kita rajin, konsisten, dengan benar dan setiap melakukannya, kita mempunyai setiap hak untuk yakin mencari
berkat-berkat dari Allah dalam hidup kita. Jika seorang petani tidak pernah menaburkan benih, maka dia tidak akan pernah panen. Sebagaimana realitas dalam ala mini begitu juga dengan keadaan rohani, tidak ada kejutan secara rohani, di dalam realitas
rohani kita juga tidak akan menerima panen rohani jikalau kita tidak menaburkan benih keuangan kita kedalam pekerjaan Allah.
Alasan lebih lanjut untuk menjadi seorang pemberi adalah bahwa memberikan uang kita adalah suatu metode dengan mana Allah dapat melihat dan menentukan siapa yang sudah siap, matang dan
mampu untuk dipercayakan menjadi pemimpin, untuk diurapi dan diberikan itu. Itu menunjukkan bahwa memberi adalah pintu gerbang kepada kedewasaan dan kepemimpinan dalam kehidupan Kristen.
Dalam Lukas 16:1-13 Yesus menceritakan sebuah perumpamaan tentang uang dan dalam akhir dari perumpamaan itu dalam ayat 11 Dia berkata, 'Jadi, jika kamu tidak dipercayakan dalam
menangani urusan kekayaan dunia ini, siapa akan mempercayakan kepada kamu kekayaan yang sebenarnya?'. Kosekuensinya adalah, jika kita tidak pernah menaburkan kepemimpinan, pelayanan dan kerajinan dengan semua urusan keuangan kita, kita didiskualifikasi
oleh cara kita sendiri dari memasuki potensi kepenuhan kita, urapan kita yang sebenarnya dan tujuan akhir kita dalam Kerajaan Allah.
Inilah satu-satunya fakta bahwa jika itu telah diaplikasikan kepada banyak Pendeta, Penatua, Penginjil dan Pemimpin Penyembahan, maka itu akan mengangkat dia menjadi orang tidak sesuai
secara rohani pada posisi yang mereka pegang di gereja. Tapi masih beruntung, banyak Gereja tidak memberi kesempatan atau melarang orang menjadi anggota (apalagi menjadi pemimpin) kecuali jika mereka kommit memberi perpuluhan dan ini adalah
aturan yang sangat baik untuk setiap Pendeta untuk diimplementasikan di gereja.
Barangkali Allah telah memberikan mimpin untuk mengenal potensi kamu yang sebenarnya dalam Allah dan memenuhi tujuan yang dia tetapkan untuk kamu. Untuk melakukan hal yang demikian,
anda harus masuk lewat pintu gerbang menuju tujuan anda dan pintu gerbang itu adalah urusan keuangan anda. Jika urusan keuangan dan pemberian anda tidak benar di hadapan Allah anda tidak akan diberikan atau dibiarkan kedalam tujuan akhir anda dengan
menjadi pemberi yang bertambah dewasa, diberkati dan pemimpin dalam Kerajaan Allah.
Satu alasan utama memberi adalah Alkitab menyatakan begitu kita memberi kepada pekerjaan Kerajaan dan khususnya kepada umat Allah, itu kelihatannya bahwa Allah menganggapnya sebagai
kesenangan pribadi atas apapun yang kita lakukan kepada anak-anakNya, kita melakukannya untuk Tuhan.
Sebagai contoh, jika anda mempunyai anak-anak dan seseorang menolong mereka, anda akan sangat menghargainya dan berterima kasih kepada merekja karena pertolongan yang dia berikan kepada
anak anda – dan apakah anda berpkir bahwa Bapa sorgawi kita berbeda! Coba perhatikan pada nats Alkitab di bawah ini, apabila kita memberi, Allah mempertimbangkan itu sebagai tindakan kasih dan kebaikan, bukan hanya kepada orang yang menerimanya,
tetapi juga kepada Dia Sendiri.
Kita tidak dapat memberikan uang kita secara pribadi langsung kepada Allah, tetapi apabila kita memberi uang kita atas atau berdasarkan namaNya kepada orang yang ada di sekotar kita
supaya menarik mereka ke dalam Kerajaan Allah, itu kelihatannya sangat baik bagi pandangan Allah seolah-olah dan memang untuk diriNya Sendiri.
Amsal 19:17 'Orang yang berbuat baik kepada orang miskin meminjamkan kepada Tuhan, dan Dia akan memberikan imbalan kepada orang yang melakukan hal itu'
Matius 25:40 'Apapun yang kamu lakukan kepada salah seorang yang terkecail dari saudaraKu ini, kamu melakukannya untuk Aku'
Matius 10:40 'Dia yang menerima kamu menerima Aku, dan dia yang menerima Aku menerima Dia yang mengutus Aku'
Ibrani 6:10 'Allah itu bukan alllah yang tidak benar, Dia tidak pernah lupa akan pekerjaanmu dan kasih yang pernah kamu tunjukkan kepadaNya sebagaimana kamu telah menolong
umatNya dan terus membantu mereka.'
Ibrani 13:16 'Dan jangan lupa untukmelakukan kebaikan dan membagi dengan mereka karena begitulah korban yang berkenan dan menyenangkan Allah.'
Satu alasan paling menyenangkan memberi adalah bawa kita dapat mengalami secara nyata dan kadang-kadang dengan cara dramati interbensi dari Allah dalam kehidupan kita. Alkitab berkata
dalam Ulangan 6:16 bahwa kita jangan memasukkan Tuhan dalam ujian (jangan menguji atau mencobai Tuhan), tetapi, ada satu pengecualian untuk ketentuan ini yang kita temukan dalam Maleakhi 3:10 dimana Tuhan sendiri menantang umatNya untuk menguji
(mencoba) kesetianNya dengan memberi perpuluhan dan lihat jika Dia tidak membanjiri mereka dengan berkat.
Barangkali anda tidak pernah melangkah maju dalam iman dan menerima jawaban menakjubkan atas doa? Mengapa tidak meletakkan kelimpahan Allah dalam pengujian dan mempersiapkan diri untuk
kejutan!. Apabila anda melihat Allah intervensi dalam kehidupan anda dan berkat-berkat mulai mengalir kepada anda, itu akan membuat Allah menjadi begitu besar dan itu akan menguatkan iman anda dan anda dapat beristirahat dan ada dalam damai dalam
pengetahuan akan kebaikanNya.
Lebih lanjut, 2 Petrus 1:3 menunjukkan maksud Allah kepada kita berbagi dalam sifat ilahinya dan secara meningkat menyingkpkan sifat Kristus dalam kehidupkan kita maka setiap dari kita
akan berkata bahwa Allah adalah menolong sendiri dan pribadi yang melekat – pasti tidak! Karena Allah begitu mengasihi dunia bahwa Dia MEMBERIKAN Yesus yang begitu mengasihi kita sehingga Dia memberikan diriNya sendiri kepada kita. Sifat ilahir
adalah memberi, sifat tidak mementingkan diri sendiri – melalui pemberian yang dermawan kita menegaskan bahwa diri kita adalah sesuai dengan sifat Yesus.
Barangkali cocok untuk menyimpulkan dengan firman Yesus apapun yang Dia katakana kita percaya dan melakukannya dalam praktek maka sudah pasti disitulah kita yakin apa yang terbaik bagi
kita. Kisah Para Rasul 20:35 berkata, 'Adalah lebih diberkati memberi daripada menerima' jika bukan untuk alasan yang lain, kita akan menjadi pemberi karena Yesus berkata bahwa kita harus dan kita akan diberkati jika kita memberi. Kita dapat oleh
karenanya melihat bahwa Yesus menegaskan bahwa hidup akan lebih, dan lebih baik lagi bagi orang Kristen pemberi, daripada orang Kristen yang tidak memberi.
|
Rumah Doa untuk
Bangsa-Bangsa Termiskin
Berdoa bagi Ecuador
12,646,068 populasi, menurun mayoritas
Katolik cenderung Gereja
bertumbuh tetapi peperangan
dari dalam oleh dan antara
Katolik dan Protestan.
© www.operationworld.org |
Pelatihan
Gratis Sekolah Misi
Search Surat-Surat Untuk Dunia

Berlangganan atau Membagi halaman ini
in English/Spanish
In Bahasi Indonesian
|