46. Memberi ke dalam
Rekening Bank di Bumi
Dalam Alkitab Anda Baca Dengan Keras: 2 Korintus 12:14
Hafalkan Ayat Ini: Amsal 13:11 'Uang diperoleh dengan tidak jujur akan hilang
dan berkurang, tetapi barangsiapa mengumpulkan uang sedikit demi sedikit akan
membuatnya bertambah banyak'.
Setelah itu Diskusikan Tentang Ini: Apakah kita akan menabung untuk
musim hujan atau menabung untuk investasi dalam Kerajaan Allah.
Sesuatu Untuk dikerjakan Sebelum Pertemuan Berikut:
Jika Allah telah
berbicara kepada Anda, bukalah rekening bank untuk menabung uang yang dapat
diinvestasikan ke dalam Kerajaan Allah.
Tugas Tertulis Diploma: Tuliskan satu halaman komentari
tentang 1 Korintus 16:1-4
Renungkan kata demi kata dari ayat berikut: Markus 14:6
Markus 14:1-9 menceritakan satu cerita tentang seorang wanita yang
datang dan mengurapi Yesus dengan sebotol minyak wangi yang sangat mahal yang
bernilai satu tahun gaji seorang pekerja - Yesus sendiri berakta bahwa
dimanapun Injil diberitakan di dunia ini maka cerita tentang perbuatan wanita
ini akan diceritakan sebagai peringatan akan dia dan dari cerita inilah kita
memulai melihat suatu peran menabung uang untuk pekerjaan Allah.
Tidak diragukan berdasarkan fakta bahwa wanita itu telah menjadi seorang
pemberi dan dia memberikan suatu hadiah yang besar yang merupakan kredit
kepadanya, tetapi catatan lebih lanjut bahwa dalam Yohanes 12:7 memperlihatkan
bahwa dia dengan rajin elah menabung uangnya untuk tujuan mengungkapkan
pelayanannya kepada Tuhan.
Anda dapat menceritakan jenis orang macam apa yang
punya pengabdian dengan melihat apa yang telah mereka tabung atau simpan,
beberapa menabung untuk liburan, atau untuk mobil atau pensiun – semuanya itu
dalam konteks yang benar. Namun, jika kita hendak menjadi seorang pemberi sepanjang
hidup untuk pekerjaan misi dunia dan memberi makan orang miskin dan kita
mengklaim bahwa kita mengabdi untuk itu apakah kita tidak juga menabung untuk
itu dengan baik?
Sebagaimana kita lihat sebelumnya, sementara Alkitab tidak memberikan
doktrin yang lengkap tentang persoalan ini, akan kelihatan bahwa melebihi dan
di atas perpuluhan, kita sebagai orang percaya harus terbuka untuk pimpinan Roh
Kudus untuk memberikan persembahan untuk orang tertentu dan proyek tertentu
sebagaimana kita merasa dipimpin dan melakukannya. Sebagai contoh, setelah
memberikan persembahan perpuluhan kita setiap minggu atau bulanan barangkali
kelebihan uang dapat dipersiapkan setiap bulan untuk proyek luar negeri atau
mendukung seorang misionaris.
Barangkali anda dapat melihat diri anda sendiri
ada satu tujuan untuk dicapai dalam suatu periode dan bergabung bersama dengan
yang lainnya dalam memberi dalam jumlah yang lebih besar sehingga dapat
mengirimkan berkat kepada orang atau proyek dalam berbagai negara. Metode ini
menuntut adanya disiplin dan memberi akan menjadi suatu yang dilakukan secara
teratur, sistematis tetapi hasil dari memberi suatu jumlah uang pada akhirnya
akan memberikan kebaikan bagi semua.
Sehubungan hidup kita dalam Masyarakat anda tidak harus mengajar orang
bagaimana membelanjakan uang mereka. Faktanya, membelanjakan uang adalah satu
bidang dimana setiap orang benar-benar terlatih. Walaupun begitu, di sisi lain
menabung uang adalah satu bidang yang kebanyakan orang punya masalah karena
lebih mudah dan lebih nikmat mengeluarkan uang daripada menabungnya.
Dengan
menabung uang kita mempunya suatu jumlah uang yang banyak untuk diserahkan
kepada orang yang layan atau proyek yang pantas dan mendapatkan sejumlah uang
dari yang kita investasikan. Barangkali ada orang atau proyek yang telah
ditempatkan oleh Allah dalam hati anda untuk mempersiapkan uang anda, maka
mengapa tidak memulai sekarang untuk menabung dan menginvestasikan uang anda
untuk jiwa-jiwa yang terhilang daripada anda menabung hanya untuk kesenangan
dunia dan harta benda duniawi.
Barangkali salah satu perumpamaan tersedia yang diajarkan oleh Yesus
adalah perumpamaan tentang orang kaya yang bodoh dalam Lukas 12:13-21. di sini
seorang pria yang tidak menabung uangnya untuk pekerjaan kerajaan Allah tetapi
menyimpan harta kekayaannya untuk dirinya sendiri – bahkan membangun lumbung
yang lebih besar lagi untuk menyimpan harta bendanya di dalamnya.
Dapatkah anda
bayangkan bagaimana peasaan orang itu pada hari penghakiman ketika Allah
Mahakuasa memanggil dia seorang yang bodoh (ayat 20?) adalah satu hal kalau
orang memanggil anda bodoh, atau atasan atau orang tua tetapi betapa celakanya
apabila itu Allah yang memanggil anda seorang yang bodoh. Barangkali anda telah
mengeluarkan semua tabungan seumur hidup anda hanya untuk diri anda sendiri?
Menabung adalah satu hal besar untuk dilakukan tetapi jika semua itu hanya
untuk diri anda sendiri dan tanpa sepeserpun disediakan untuk perluasan
Kerajaan Allah maka anda ada dalam bahaya untuk dipanggil bodoh pada hari
penghakiman.
1 Korintus 16:1 memberikan contoh alkitabiah terbaik tentang menabung.
Di sini, Paulus memuji orang dan Gereja Korintus menabung uang bagi orang
miskin di Jerusalem sampai dia sendiri datang ke Gereja Korintus.
'Pada hari pertama setiap minggu, masing-masing dari kamu
menyisihkan sejumlah uang untuk diberikan dengan penghasilannya, menabungnya,
sehingga ketika aku datang, tidak perlu lagi dilakukan pengumpulan'.
Catat bahwa metode Paulus menabung setiap minggu bahwa dia mengharapkan
orang secara teratur dan sistematis menabung. Nyatanya prinsip ini menabung
uang secara teratur untuk digunakan dalam kerajaan Allah lebih lanjut
dibicarakan dalam Amsa 13:11,
''Uang diperoleh dengan
tidak jujur akan hilang dan berkurang, tetapi barangsiapa mengumpulkan uang
sedikit demi sedikit akan membuatnya bertambah banyak'.
Dalam buku kedua kepada orang Korintus, Paulus lebih lanjut
mengiluminasi gagasan ini menabung uang dalam pasal 8 & 9 yang merupakan
nats terbesar tentang memberi dalam Alkitab. Dari Alkitab di bawah ini kita
dapat menggambarkan 3 fakta tentang apa yang dimaksud dengan “Menyimpan benih”
sebagai sebutan tempat dimana uang kita disimpan sehingga itu dapat
didistribusikan kepada yang membutuhkan.
1) Allah menghendaki kita menyimpan benih
2) Allah akan memasok kita dengan suatu gudang benih
3) Allah akan membesarkan lumbung benih kita.
2 Korintus 9:10 'Sekarang dia yang menyediakan
benih untuk ditabur dan roti untuk dimakan juga menyediakan dan menambah
simpanan benih anda dan akan memperbesar panenan dari kebenaran anda'.
Terakhir, sekali lagi dalam suratnya yang kedua kepada Gereja Korintus,
Paulus menjelaskan alasan lebih lanjut kepara orang percaya untuk menabung uang
dan itu untuk kepentingan rohani mereka dan memberi bagi pertumbuhan rohani
mereka. Sebagai contoh, 2 Korintus 12:14 berkata,
'Di
atas semua itu, anak-anak tidak harus menabung bagi orang tua mereka, tetapi
orang tua demi anak-anak. Jadi, dengan gembira aku akan membelanjakan segala
sesuatu yang aku pnya untuk kamu dan membelanjakan diriku sendiri seperti
biasanya'.
Paulus mempertentangkan fakta bahwa hanya orang tua dunia
menabung bagi anak-anak mereka tetapi orang tua rohani juga harus menabung dan
menginvestasikan uang dalam rohani anak-anak mereka.
Sebagai contoh, mari kita anggap bahwa anda ingin untuk melihat para
yatim dan anak-anak tertolak diperhatikan tetapi anda tidak dipanggil ke dalam
ladang misi dan sebagai hasilnya anda memutuskan untuk menyimpan secara teratur
untuk dikirimkan sebagai hadiah untuk membangun panti asuhan.
Sebagai hasil
pemberian anda, maka anda menjadi mitra dengan misionaris yang menyelenggarakan
panti asuhan dan anak-anak yang memperoleh tabungan sekarang menjadi tidak
hanya anak secara rohani bagi misionaris tetapi mereka juga menjadi anak rohani
anda karena uang anda membantu dalam proses menyelamatkan mereka. Melihat
mereka diselamatkan maka anda dapat memberi secara teratur untuk beberapa tahun
mendatang dan secara konstan memberi uang sehingga mereka juga menerima masukan
rohani dan instruksi rohani.
Barangkali anda tidak punya anak sendiri? Mengapa tidak mulai menabung
sekarang dan dapatkan untuk anda sendiri anak-anak rohani dari seluruh dunia.
Yesus berkata bahwa mereka yang diselamatkan sebagai hasil pemberian uang anda
akan disambut ke dalam tempat tinggal kekal (Lukas 16:9) jika anda menangkap
visi tentang ini maka banyak anak rohani pada suatu hari berterima kasih kepada
investasi uang anda dalam diri mereka.
Mengapa tidak membentuk Kemitraan dengan
seoang misionaris atau satu misi berdasarkan proyek dan melalui pemberian anda
dan pekerjaan mereka anda menolong satu sama lain berkumpul sebagai anak-anak
rohani di bawah pepalayanan anda kepada siapa anda dapat mengeluarkan beberapa
tahun investasi anda.