58. Amanat Agung
– Janji Perjanjian Lama
Baca dengan keras dalam Alkitab Anda: Mazmur 2
Hafalkan ayat ini: Mazmur 46:11 ‘Diamlah dan
ketahuilah, bahwa Akulah Allah! Aku ditinggikan di antara bangsa-bangsa,
ditinggikan di bumi!’
Kemudian diskusikan tentang ini: Apakah yang anda ketahui dengan merujukan
kepada Abraham yang akan memberkati bangsa-bangsa dalam Kejadian 12:3.
Sesuatu untuk dikerjakan sebelum pertemuan berikutnya:
Berdoa kepada pria, uang dan materi yang
akan dilepaskan untuk Amanat Agung.
Tugas Tertulis Diploma: Buatkan daftar sebanyak mungkin referensi dari perjanjian Lama
tentang Amanat Agung.
Renungkan kata demi kata dari ayat ini: Habakkuk 2:14
Amanat Agung dapat didefenesikan secara bebas sebagai janji
bahwa Injil Yesus Kristus akan secara terus menerus dikhotbahkan kepada setiap
kelompok suku di keseluruhan dunia sehingga setiap kelompok ini akan
diselamaatkan, menjadi saksi gereja dan alkitab tertulis. Konsekuensinya,
adalah hari akan tiba ketika setiap kelompok orang di bumi dari setiap suku di
the Amazon to the Eskimos, dari the Pygmies to the Aborigines, telah
memiliki/menjadi Kristen, gereja dan alkitab.
Perjanjian Lama memberi beberapa rujukan yang memandang ke
depan ke hari dimana pengetahuan akan Allah Perjanjian Lama akan mencapai
seluruh dunia. Pada akhirnya, Perjanjian Lama adalah rujukan kepada Tuhan dari
Perjanjian Lama tetapi akan mencapai arti kepenuhannya dalam orang Yesus
Kristus dan InjilNya pergi ke seluruh dunia. Seksi ini akan membahas Amanat
Agung dalam koteks Perjanjian Lama dan janji bahwa kepenuhan realisasi dalam
Kristus dan gerejaNya – nats khusus akan diterangkan di bawah.
1. Kejadian 12:3
‘Semua orang di
dunia akan diberkati melalui kamu’
Ini salah satu janji Allah yang diberikan kapada Abram yang
akhirnya dipanggil Abraham dan itu adalah janji yang jelas bahwa setiap
kelompok orang di bumi akan diberkatu melalui Abraham. Jelasnya Abraham tidak
melengkapi dan memenuhi ini dalam hidupnya dan sangat jelas ini tidak dipenuhi
oleh dirinya sendiri, jadi bagaimana orang di buni ini akan diberkati oleh seorang
yang telah mati lebih 4000 tahun lalu?.
Galatia 3:8 adalah satu kunci nats
Perjanjian Baru yang secara actual mengutip dari Kejadian 12:3 di sini, dapat
diargumentasikan bahwa semua yang telah menaruh iman dalam Kristus (dengan cara
yang sama bahwa Abraham menaruh imannya dalam Allah),berbagi dalam iman
Abaraham dan anak-anak rohaninya. Konsekuensinya, orang Kristen yang merupakan
anak-anak rohani dari Abraham akan memberkati semua orang di bumi dengan
mengambil iman mereka dalam Yesus dan berbagi itu dengan mereka.
2. Mazmur 2:8 ‘Mintalah kepada-Ku, maka bangsa-bangsa
akan Kuberikan kepadamu menjadi milik pusakamu, dan ujung-ujung bumi menjadi
kepunyaanmu’.
Mazmur kedua akan menjelaskan suatu dialog antara Allah Bapa
dan Allah Anak dan Bapa dalam ayat 8 mengumumkan bahwa AnakNya akan secara
pasti mewarisi akhir bumi sebagai miliknya.
Perjanjian Baru secara konstatn mengaplikasikan Mazmur ini
merujuk kepada Yesus (lihat ayat-ayat di bawah ini), dan tidak ada keraguan
bahwa ayat 8 adalah bayangan yang pasti dari Amanat Agung.
Ayat 1-2 > Kisah Para Rasul 4:25-27
Ayat 7 > Kisah Para Rasul 13:33
Ibrani 1:5 Ibrani 5:5
Ayat 9 > Wahyu 2:26 12:5 19:15.
3. Mazmur22:27 ‘Segala ujung bumi akan mengingatnya dan
berbalik kepada TUHAN, dan segala kaum dari bangsa-bangsa akan sujud menyembah
di hadapanNya’.
Walaupun ditulis oleh Daud, Mazmur 22 tidak diragukan lagi
membayangkan penyaliban dan kebangkitan Yesus, (Yesus sendiri mengutip dari itu
di salib) sekali lagi, daftar berikut adalah ayat-ayat dari Mazmur yang
diaplikan kepada Yesus dalam Perjanjian Baru. Ayat 27 menggunakan ekspresi yang
sama sebagaimana Mazmur Psalm 2:8 ketika berkata, ‘ujung-ujung bumi’ –
menunjukkan sekali lagi bahwa Injil Yesus menjangkau setiap kelompok orang.
Ayat 1 > Matius 27:46
Ayat 18 > Yohn 19:24
Ayat 22 > Ibrani 2:12
4. Yesaya 49:6 ‘Tetapi Aku akan
membuat engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa supaya keselamatan yang dari
padaKu sampai ke ujung bumi’.
Bagian dari alkitab ini adalah rujukan kepada Yesus tidak
hanya sebagai hamba dan Messiah bagi orang Jahudi tetapi juga bagi keseluruhan
dunia – yang disebut bukan Jahudi. Paul usand Barnabas merujuk kepadanya dalam
Kisah Para Rasul 13:47 untuk meninggalkan orang Jahudi yang menolak Injil dan
pergi ke dunia luas dan memberitakan Injil kepada orang bukan Jahudi.
5. Yesaya 52:15 ‘demikian ia akan membuat tercengang banyak
bangsa, raja-raja akan mengatupkan mulutnya melihat dia, sebab apa yang tidak
diceritakan kepada mereka akan mereka lihat, dan apa yang tidak mereka dengar
akan mereka pahami’.
Keseluruhan bagian Alkitab dari Yesaya
52:13 –53:12 lagi merujuk dan merupakan bayangan kehidupan, kematian dan
kebangkitan Yesus dan bagian ini dikutip dari berbagai waktu di dalam
Perjanjian Baru. Yesaya 52:15 berbicara tentang Yesus menyucikan banyak bangsa
atas dosa-dosa mereka dan Paulus mengutip dari ayat ini dalam Roma 15:21
menyesuaikan kehendaknya dan ambisi untuk pergi ke keseluruh dunia dan
mengabarkan Injil Kristus yang belum terjangkau.
Jadi kita telah melihat bagaimana Amanat Agung mempunyai
beberapa janji dari Perjanjian Lama yang diterapkan ke dalam Perjanjian Baru
sebagai referensi kepada orang, dan Injil Yesus Kristus. Lebih lagi masih
banyak nats dari Perjanjian Lama yang selalu memandang ke depan kepada dunia luas
untuk menyebarkan pengetahuan dan peraturan tentang Allah (pada akhirnya
melalui Injil Kristus).
Mazmur 46:10 ‘Berdirilah, dan
ketahulah bahwa Aku Allah Aku akan ditinggikan di antara bangsa-bangsa, Aku
akan ditinggikan di bumi’.
Mazmur 57:5 ‘Tinggikanlah diriMu
mengatasi langit, ya Allah! Biarlah kemuliaanMu mengatasi seluruh bumi’.
Mazmur 67:2 ‘supaya jalanMu dikenal
di bumi dan keselamatanMu di antara segala bangsa’.
Mazmur 86:9 ‘Segala bangsa yang
Kaujadikan akan dating sujud menyembah dihadapanMu, ya Tuhan dan akan
memuliakan namaMu’
Yesaya 52:10 ‘Tuhan telah
menunjukkan tanganNya yang kudus di depan mata semua bangsa, maka segala ujung
bumi melihat keselamatan yang dari Allah kita’.
Habakuk 2:14 ‘Sebab bumi akan penuh
dengan pengetahuan tentang kemuliaan Tuhan, seperti air yang menutupi dasar
laut’.