64. Waktu Akhir
Memindahkan Kekayaan
Baca alkitab anda dengan keras dari: Pengkhotbah 2:26
Hafalkan ayat ini: Yesaya 60:11 ‘ Gerbang mu akan
selalua terbuka, tidak akan pernah tertutup, siang atau malam, sehingga manusia
dapat membawa kekayaan bangsa-bangsa’
Setelah itu diskusikan tentang ini: Mengapa kita tidak melihat tingkat pemberian
yang dilakuka selama membangun bait allah dalam Keluaran 36 dimana umat Tuhan
diperintahgkan untuk berhenti memberi.
Sesuatu untuk dikerjakan sebelum pertemuan berikutnya: Berdoa bagi penahanan kekayaan oleh orang
fasik dunia bahwa itu akan dilepaskan kepada tubuh Kristus.
Tugas Tertulis Diploma: Tuliskan satu halaman basis alkitab tentang akhir zaman
pemindahan kekayaan.
Renungkan kata demi kata dari ayat ini: Yesaya 66:12
Alkitab merangkai rencana ilahi Allah bahwa kita semakin
dekat dengan kedatangan kedua Yesus, KeraajaanNya akan bertumbuh di seluruh
dunia dan KerajaanNya akan menarik kekayaan dari yang tidak baik dan akan
digunakan untuk memberkati dan membawa Kerajaan kepada orang miskin dan hilang
dan terakhir dan terkecil. Rencana ini harus dengan pasti mengobarkan setiap
tubuh Kristus untuk melangkah dan memainkan peran mereka dalam rencana ini dan
merampas kekayaan orang tidak benar untuk perluasan Kerajaan.
Alasan pertama untuk masa akhir pemindahan kekayaan ini
adalah sebelum kedatangan Yesus kedua kali, Kerajaan Allah akan bertumbuh ke
setiap kelompok suku dan dunia dan akan dengan pasti bertumbuh ke dalam
milyaraan orang. Sebagai contoh, Yesus sendiri mengumumkan sebelum dia kembali
ke bumi, injil akan disebarluaskan dengan cara yang tidak dapat dihentikan
bahkan sampai ke ujung bumi Matius 24:14 ‘Dan
Injil Kerajaan ini akan diberitakan ke seluruh dunia sebagai kesaksian kepada
bangsa-bangsa, barulah kesudahannya akan tiba’. Kita hidup di hari dimana
alkitab trelah direalisasi mengatasi Marxismw and Communisme telah digantikan
oleh Injil, , Islam adalah berikutnya. Kekristenan bertumbuh dalam tingkat
lebih 100,000 per hari dan itu akan berlanjut bertumbuh hingga menjangkau
setiap tempat di seluruh dunia.
Alasan kedua akhir masa pemindahan kekayaan adalah bahwa
tubuh Kristus akan bertahan kepada ahli warisnya dan akan akan menjamu orang
miskin sepanjang dan akan menikmati kemakmuran yang secara berhak dan benar
berhak atasnya. Sebagai contoh, Efesus 5:25 berkata, ‘Suami-suami, kasihilah
istrimu, sebagaimana Kristus mengasihi gereaj dan memberikan dirinya sendiri
untuknya supaya dia menjadi Kudus, membasuh dia dengan air pembasuhan yaitu
firman, dan mempersiapkan bagi dirinya sendiri gereja yang kudus, tanpa kotoran
dan noda, kudus dan tidak bercacat.’ Bukankah kemiskinan itu noda, kekotoran
dan kesusahan akan disingkrkan dari tubuh Kristus sebelum Dia kembali bersatu
dengan mempelainya – bukankah disana ada kemakmuran, kejayaan dan keberhasilan
gereja menunggu menyapa Tuhannya ketika dia datang dalam kemuliaan?
Jadi ketika kita mempersatukan Matius
24:14 dan Efesus 5:25 bersama kita dapat berkjata bahwa karena kita semakin dekat di
tarik ke pada akhir zaman dan kedatangan kedua Kristus, maka ada kemakmuran
gereja dan kemakmuran Orang Kristen untuk memajukan pekerjaan menjangkau setiap
kelompok suku – Kerajaan Allah akan semakin besar dan bertambah kaya. Uang yang
akan datang ke dalam Kerajaan Allah akan membiayai kemuliaan itu atas beban dan
menjadi tanggungan orang tidak benar dan orang fasik untuk mendapatkan
keselamatan bagi diri mereka sendiri, atau mereka melepaskan uang mereka dan mempengaruhi
orang atau umat Allah. Nats alkitab yang dikutib di bawah ini adalah menyangkut
tema tersebut.
Amsal 13:22 ‘Kekayaan orang berdosa
disimpan untuk orang benar’
Amsal 28:8 ‘Orang yang memperbanyak
hartanya dengan riba dan bunga uang, mengumpulkan itu untuk orang-orang yasng
mempunyai belas kasihan kepada orang-orang lemah.
Pengkhotbah 2:26 ‘Karena kepada
orang yang dikenanNya Ia mengaruniakan hikmat, pengetahuan dan kesukaan, tetapi
orang berdosa ditugaskanNya untuk menghimpun dan menimbun sesuatu yang kemudian
harus diberikannya kepada orang yang dikenan Allah’
Telah dijelaskan bahwa alkitab menyingkapkan bahwa Allah
adalah pemilik terakhir dari segala sesuatu di universal ini – termasuk semua
manusia dan uang yang ada pada mereka. Pada akhir zaman pemindahan kekayaan,
uang akan kembali kepada pemilik sebenarnya dan sementara itu tidak langsung
kepada Allah, tetapi itu akan mengalir kepada anak-anakNya yang akan
mempergunakannya atas namaNya. Nabi Yesaya sangat banyak melihat hari hari ini
dan tidak kurang dari 4 nats dia berbicara tentang masa akhir gereja
mengumpulkan kekayaan bangsa-bangsa.
Yesaya 60:5 ‘sebab kelimpahan dari
seberang laut akan beralih kepadamu, dan kekayaan bangsa-bangsa akan datang
kepadamu’
Yesaya 60:11 ‘Pintu-pintu gerbangmu
akan terbuka senaniasa, baik siang maupun malam tidak akan tertutup, supaya
orang dapat membawa kekayaan bangsa-bangsa kepadamu ‘
Yesaya 61:6 ‘Kamu akan menikmati
kekayaan bangsa-bangsa dan akan memegahkan diri dengan segala harta benda
mereka’.
Yesaya 66:12 ‘Sesungguhnya, aku
mengalirkan kepadanya keselamatan seperti sungai, dan kekayaan bangsa-bangsa
seperti batang air yang membanjir’.
Dalam Keluaran 36: 1-7, Allah
memperlihatkan penetapan sebagian dari Kerajaannya di bumi melalui pembangunan
satu Tabernacle yang memperlihatkan begitu banyak orang memberi dan mereka
diperintahkan supaya berhenti memberi kaena sudah terlalu banyak harta dan uang
yang diberikan. Sekarang kita hidup di bawah yang baru (dan lebih baik) dari
perjanjian, dan kita dapat melihat kepenuhan ketetapan dari Kerajaan Allah di
bumi, sudah pasti hari-hari itu akan datang dimana terlalu banyak akan
diberikan untuk pekerjaan Allah dan orang-orang akan diperintahkan untuk
berhenti memberi. Sudah pasti hari-hari itu akan datang ketika itu akan bukan
menjadi pertanyaan lagi untuk mencari uang untuk pekerjaan Allah, tetapi apakah
umat Allah telah memiliki karakter dan integritas untuk menangani aliran yang
datang menggunung ini.
2 Korintus 8:3 menjelaskan orang Kristen Makedonia yang, ‘mereka telah memberikan menurut kemampuan mereka, bahkan
melampaui kemampuan mereka, dengan kereelaan sendiri mereka meminta dan
mendesak kepada kami, supaya mereka juga beroleh kasih karunia untuk mengambil
bagian dalam pelayanan kepada orang-orang kudus’, bukankah jenis
pemberian seperti ini akan menjadi norma melawan pengecualian dari tubuh
Kristus pada saat hari-hari itu
tiba?