Daniel,
India berkata,
orang-orang fanatik menyerang pendeta kami dan mengancamnya. Ia adalah orang
Kristen pertama di desa itu dan kini ia memiliki 60 orang percaya baru. Setiap
orang percaya itu telah diingatkan untuk memeluk agama mereka yang lama atau
kalau tidak rumah mereka akan dibakar.
Maricarmen,
Castellon, Spanyol telah mengikut Yesus selama 24 tahun, mengajar
anak-anak dan kini melayani bersama sebuah badan misi. Anamaria,
Moquegua, Peru memberikan konseling bagi ibu-ibu muda. André
di Gabon melayani sebagai pendeta, misionaris dan guru. Darling,
Argentina mencari mitra yang dapat melayani pecandu narkoba bersamanya.
John Henry Newman,
1801-1890 berkata, "Allah menciptakan saya untuk melakukan suatu pelayanan yang
spesifik. Ia telah memberikan tugas kepada saya yang berbeda dari yang Ia
tugaskan kepada orang lain. Saya memiliki misi saya, yang mungkin saya tidak
mengetahuinya di dalam hidup ini, tetapi akan diberitahu kepada saya di masa
yang akan datang. Saya seumpama satu mata rantai, yang terjalin di antara yang
lainnya. Ia menciptakan saya untuk suatu hal yang jelas. Saya akan melakukan
yang baik, saya akan melakukan tugas dari-Nya. Saya akan menjadi malaikat damai,
guru kebenaran di tempat saya. Karena itu saya akan percaya kepada-Nya. Apapun
dan di manapun saya berada, saya tidak akan dibuang-Nya. Jika saya sedang sakit,
maka dengan sakit saya itu saya dapat melayani-Nya. Jika dalam kecemasan, maka
dalam kecemasan itu saya dapat melayani-Nya, jika dalam dukacita, maka dukacita
saya dapat melayani-Nya. Tidak ada yang Ia kerjakan yang sia-sia. Dia tahu siapa
diri-Nya. Ia dapat saja memisahkan saya dari teman-teman saya, atau menaruh saya
di tengah orang-orang asing. Ia mungkin saja membuat saya merasa kesepian,
bahkan roh saya seakan tenggelam dan menyembunyikan masa depan dari saya. Tapi
tetap, Dia tahu siapa diri-Nya.”
Komentar dari Gloria Remon, Spanyol Saya sangat menyukai bahan ini, saya telah mengirimnya ke teman-teman saya.
Komentar dari Sandra Hoving, Inggris Betapa kata-kata yang kuat bagi misioanris seperti kami di perbatasan
Kamboja/Thailand.
8 Februari 2010
Johnny
Auguste,
Haiti berkata
bahwa ia tiba-tiba saja kini menjadi ayah dari 21 anak yang telah kehilangan
orangtua mereka akibat gempa bumi, meskipun rumahnya sendiri tidak dapat dipakai
lagi. Ia berkata bahwa ia mengasihi pekerjaan barunya dan berterima kasih untuk
dana yang dikirimkan bagi anak-anak tersebut. Lihat kisah lengkap tanggal 26 Januari.
Dan
foto-foto terbaru.
Daniel,
India berkata,
“Sesudah pastor Pondok Mercy
kami JM membaptis orang-orang Hindu, ia dibawa ke kantor polisi, dipukuli dengan
brutal dan kini berada di rumah sakit.”
Yao N'Guettier,
Pantai Gading berkata, “Saya dan istri sangat senang melayani konseling
pernikahan. Márcio,
Cachoeiras de Macacu, Brazil berkata, “Kami mengundang orang-orang untuk
melakukan misi ke sini dan kami pun ingin mengirim orang-orang ke tempat Anda.”
David Armadà
dari EMSI Mision,
Spanyol
berkata, “Satu kontainer penuh berisi peralatan medis telah diberangkatkan
menuju
Burkina Faso guna memperlengkapi tim kami yang terdiri dari 35 ahli bedah,
dokter, perawat, dokter gigi dan para relawan lainnya yang membawa Injil dan
pengobatan gratis bagi ratusan anak-anak miskin di hari Paskah.”
Oscar,
Meksiko berkata, “Saya berjumpa dengan Kristus setahun yang lalu dan
sejak saat itu hidup saya berubah, menjadi keluarga Kristen sungguh indah.” Etienne,
40, sedang belajar teologi di Banfora, Burkina Faso. Alejandra
ingin beribadah di gereja berbahasa Perancis di Biel, Swis. Eydel,
Honduras sangat senang menemukan halaman ini sebab semuanya sangat
bermanfaat.
Inam,
Montgomerywalla,
Pakistan berkata, “Saya mencintai rakyat saya dan khususnya mereka yang
mengasihi Allah. Terima kasih untuk Sekolah Misi
gratis dari Anda, 15 orang dengan kemampuan baca tulis yang sangat terbatas
kini belajar banyak dan meningkatkan hubungan mereka dengan Allah.”
Seorang
kakek telah menulis dua buku kecil yang indah tentang Yesus untuk anak-anak
kecil dalam bahasa Inggris, Spanyol, Hindi, Rusia dan Vietnam.
Gratis di sini.
Henri Nouwen
menulis, "Seringkali kita ingin mampu melihat ke masa depan dan berkata,
‘Bagaimana jadinya tahun depan untuk aku? Di manakah aku lima atau sepuluh tahun
dari sekarang?’ Tidak ada jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan ini. Biasanya
kita cukup memiliki kejelasan untuk apa yang akan dilakukan pada jam atau hari
berikutnya. Seni hidup adalah menikmati apa yang dapat kita lihat dan tidak
mengeluh tentang apa yang masih gelap. Bila kita mampu mengambil langkah baru
dan percaya bahwa kita cukup memiliki terang untuk langkah berikutnya, maka kita
dapat berjalan melewati kehidupan dengan sukacita dan kita akan terkejut dengan
betapa jauhnya kita pergi. Mari kita bersukacita di dalam cahaya kecil yang kita
bawa dan tidak meminta obor besar yang akan menyingkirkan semua bayang-bayang.”
Bertin
memimpin gererja dan Sekolah Alkitab di Belanda, ingin menggunakan
bahan-bahan studi gratis dari kami. Pedro
melayani di rumah sakit di Argentina, ingin melayani bersama kami. Justus
melayani di telecoms di Kenya dan ingin mengikuti
studi misi gratis.
Eddie Brito
berkata, “Saya tidak dapat menonton saja penderitaan mereka lewat TV dan berdoa,
maka saya pergi ke
Haiti, menjadi relawan di sebuah rumah sakit, membelikan obat dan
menyampaikan kasih Allah kepada para korban.
Lihat foto-foto saya di sini. Ada banyak yatim piatu dan anak-anak yang
terluka masih berada di luar rumah sakit. Segala sesuatu terasa sangat sulit.
Para dokter tidur di lantai yang kotor, sangat kelelahan baik fisik maupun
emosi. Para dokter dan perawat, mari datang. Kami menyediakan tempat yang aman
bagi Anda. Barang-barang dan mainan juga kami harapkan, semoga kita bisa
bekerjasama.”
Empat
bahan Studi Alkitab gratis berdurasi 90 menit dengan pengajaran Alkitab
tentang uang dan kepemilikan, dari sumber yang dapat diandalkan -
Stewardship di Inggris.
Darwin,
Ekuador membawa film-film Kristen dengan layar lebar. Jimoh,
Nigeria berkata, “Saya telah menyelesaikan ilmu politik saya dan ingin
menjadi pastor.” Louis Bertrand
menyampaikan salam dari Gabon. Mariana,
Romania berkata, “Saya ingin mengikut Sekolah
Misi dan beribadah di Gereja Pentakosta di Itali.”
Bersukacitalah,
hai Zebulon, atas perjalanan-perjalananmu,
dan engkaupun, hai Isakhar, atas kemah-kemahmu. Ulangan 33:18
Zebulon adalah orang-orang yang memiliki panggilan untuk pergi pertama kali, dan
itulah yang mereka lakukan. Sebaliknya, Isakhar adalah orang-orang yang
mengetahui tanda-tanda zaman dan apa yang harus dilakukan. Zebulon pergi,
Isakhar tinggal di rumah dan keduanya diberkati. Demikian pula, beberapa orang
di dalam jaringan kita pergi dan membawa kasih Allah kepada yang terhilang,
terbuang dan terabaikan, dan beberapa lainnya dipanggil untuk tetap tinggal di
rumah sambil membantu mereka yang pergi dengan aman dan penuh tanggung jawab.
Jadi di pihak manapun Anda pikirkan tentang diri Anda, selalu ada berkat untuk
Anda nikmati di dalam nama Yesus. Les
Norman, editor
Jeremie
di RD Kongo memiliki sebuah Yayasan yang diakui oleh Pemerintah. Dario Zapana
melayani suku terasing di Bolivia, merasa senang meskipun terkadang
kesepian. Fred Mercer,
Inggris, mengucapkan terima kasih untuk link
Penginjilan
Internet ini, ada begitu banyak bahan berharga di sini.
Paul Lee,
Nairobi, Kenya
berkata, Setelah 14 tahun di Afrika mengikuti panggilan Allah ‘Bangunlah bagi-Ku
Gereja yang akan membawa jutaan orang ke dalam hadirat-Ku dalam firman dan
kuasa” kini kami melihat banyak Pusat Pelatihan, gereja, TK, percetakan, usaha
kecil dan stasiun radio di 7 negara di Afrika.
Rolando Canazas,
Peru berkata,
“Hujan deras yang turun terus-menerus di sini telah menimbulkan kerusakan hebat
bagi banyak orang, khususnya di Amazon di mana Henry melayani sukunya. Keadaan
di atas sana jauh lebih sulit.
Virgilio Zaballos,
Spanyol
berkata, “Kami mengunjungi sebuah gereja baru yang mengajarkan Injil kemakmuran,
tidak seperti yang pernah Anda lihat atau dengar. Yang dibicarakan adalah uang,
uang dan uang dari permulaan sampai akhir, saya tidak berlebihan. Anak saya
keluar setelah separuh kebaktian. Saya tidak akan pernah masuk lagi!”
Komentar dari Les Norman, editor. Virgilio, Anda harus pergi keluar juga! Di tempat seperti ini, cepat atau
lambat, biasanya cepat, uang akan berpindah dari yang miskin kepada para
pemimpin dengan tekanan yang terus-menerus dan janji kekayaan sebagai imbalan.
Allah memang ingin menyejahterakan umat-Nya, tetapi bukan dengan cara seperti
itu. Jadi hindarilah, tinggalkanlah!
Dr Michael Adjei
merintis Sekolah Misi di Ghana. Eloisa
menjalankan proyek Hope Nursery untuk 140 anak-anak berusia 2 sampai 3 tahun di
Brazil. Jeannette,
Costa Rica berkata, “Kisah-kisah nyata di halaman ini adalah contoh untuk
murid-murid saya.” Ricardo,
pendeta di E Palo Alto, AS mencari tempat untuk mengadakan kebaktian.
Ranledis Perez,
Kuba berkata,
“Kami telah membuka tiga pertemuan sel baru, kami juga melakukan misi di sebuah
tempat 100 km jauhnya. Kami baru saja membuat 15 kursi baru untuk gereja dan
orang-orang sudah makan tomat dari kebun kami.”
Ralph D. Winter,
pendiri
US Center for World Mission berkata, “Di dalam misi Anda dapat pergi,
mengutus atau memobilisasi, tetapi jika Anda memiliki pilihan, pilihlah
memobilisasi orang-orang, karena hal itu sangat strategis untuk memobilisasi
sepuluh (atau seribu) orang untuk pergi menggantikan satu orang – Anda.
Albert
di Africa Youth Ministries,
Uganda
berkata, “Mari bergabung bersama kami baik jangka pendek maupun jangka panjang
dalam misi sepakbola, voli, basket, netball, tenis, tenis meja. Kami membutuhkan
bola dan perlengkapan bekas dari Anda, bila ada.
Amistade
berkata “Saya telah berada di dalam penjara selama 45 hari, menanti delapan
saksi untuk memulihkan nama baik saya. Saya begitu tertekan tetapi sesudah
orang-orang berdoa bagi saya, dua kali saya merasakan Allah hadir. Saya
merasakan damai, yang membuat saya dapat bertahan. Penjara menjadi waktu spesial
untuk membuka hati saya dalam kasih dan pengharapan, juga menjadi kesempatan
untuk belajar dan menjadi dewasa.
Apakah
Anda melihat anak kecil berusia 8 tahun, Kiki, di Haiti
pada layar televisi? Tim relawan menyelamatkannya sesudah delapan hari
terperangkan di dalam gedung yang runtuh. Ia dalam keadaan baik, kakak
perempuannya juga, tetapi saudara laki-lakinya meninggal di sisinya. Wartawan
bertanya kepadanya bagaimana ia dapat bertahan padahal ia tidak dapat bergerak,
tanpa makanan dan tanpa air? Anak itu memandang ke kamera dan berkata, “Allah
telah menolong saya.” Saya ingin memberitahu Anda, iman anak kecil ini jauh
lebih berharga dibandingkan para selebriti atheist dikumpulkan bersama-sama.
Antonio
berkata, Yesus telah melepaskannya dari narkoba dan kini ia mengikut
Tuhan. Magdalena,
Nikaragua mencari berita dari Latinoamerica. Bruno Gbofoun
melakukan misi di Cotonou, Bénin. Gessi,
Brazil senang dengan bahan-bahan yang ia temukan di sini.
Haiti
mengalami gempa bumi yang terburuk dalam 200 tahun terakhir dan kemungkinan
besar lebih dari 50 ribu orang tewas. Mitra Sekolah
Misi kami Johnny Auguste
dan keluarganya tinggal di dekat wilayah gempa.
Johnny Auguste,
Haiti berkata, Oleh karena anugerah-Nya saya selamat. Saya sempat berada di
hotel Port Au Prince untuk mengikuti seminar, tetapi kemudian tiba-tiba saja
acara itu ditunda dan saya pun pulang. Tidak lama kemudian hotel besar itu
runtuh dan lebih dari 300 orang tertimbun. Saya belum mendapatkan berita apa-apa
tentang orangtua saya. Saya kehilangan banyak rekan sepelayanan, teman-teman
Kristen dan lain-lain. Patrick ada bersama saya, tetapi bosnya di PBB telah
meninggal. Kami tidak bisa tidur di dalam rumah sebab guncangan terus-menerus
terjadi.
Update Saya telah pergi ke Port au Prince untuk membawa bantuan bagi para korban, dan
sekarang di Les Cayes untuk menengok tempat misi kami. Patrick berada di Leogane
di mana 90% bangunan hancur. Saudara ipar saya kehilangan 2 orang anak, dan saya
belum mendapat kabar tentang keluarga saya yang lain. Saya akan terus mencari
mereka. Saya telah menemukan saudara dan ibu saya selamat.
Kemarin terjadi lagi gempa bumi berkekuatan 6.1 SR
pada jam 6.03 pagi tepat pada waktu kami berdoa bersama, dan kini kami harus
meninggalkan rumah kembali. Begitu banyak anak-anak yatim piatu yang datang
kepada kami, namun kami tidak dapat membawa mereka masuk, melainkan hanya
memberikan mereka makan, dan tidak cukup uang untuk itu. Semua bank tutup,
kehidupan sangat sulit untuk kami semua di sini, terima kasih untuk doa-doa
Anda, juga untuk semua negara yang ingin membantu Haiti. Bantuan segera sangat
diperlukan, kami menantikan siapapun, pemerintah atau LSM untuk datang. 21-01-10
Kami tidak dapat memulai bekerja sebab
gedung-gedung hancur, rumah kami di Miragoane sangat berbahaya untuk ditinggali,
maka kami pergi ke Les Cayes yang cukup tenang dan damai. 20-1-2010
Les Norman, editor berkata bahwa cara terbaik untuk mengirim bantuan ke Johnny
di Haiti adalah dengan menghubungi
Western Union menggunakan kartu kredit Anda.
WU mengurangi biaya administrasi mereka untuk bantuan ke Haiti. Silakan kirim ke
Johnny Auguste dan kirimkan juga nomor MTCN ke miesht@gmail.com
Para pemimpin, murid, lulusan
Sekolah Misi
DCI atau pusat pelatihan yang terhubung dengan kami, harus
melihat
halaman ini yang akan membantu Anda pergi kepada wilayah yang
belum terjangkau dan untuk memulai proyek-proyek baru penanaman gereja,
pelatihan dan usaha memberkati kaum miskin.
25 Januari 2010
John Ling
berkata bahwa ia mengunjungi 500 orang muda di penjara
Myanmar,
semuanya di bawah 17 tahun. 70% dihukum karena mencuri, dan hampir semuanya
Buddhist. Kami membawa makanan dan jus, membagikan Injil, mengajar mereka
lagu-lagu rohani dan memberikan traktat. Semuanya membuka hati mereka, dan para
petugas pun sangat bersahabat. Orang-orang penjara membutuhkan makanan, vitamin,
obat-obatan dan pakaian.
Mayatchi
Soulé adalah misionaris di Sotouboua di Togo. Alphonse San-Fei
memimpin doa syafaat, penyembahan dan misi di Berberati, Rep. Afrika Tengah. Carmen Jimenez
di Venezuela mencari Sekolah Alkitab di sana.
Tito Berry,
Brazil
berkata, Sekolah Alkitab kami menggunakan materi
Sekolah Misi DCI, dan kami memiliki
jaringan yang dapat
Anda ikuti, dan kami sudah memulai gereja berbahasa Spanyol di Curitiba, Paraná.
Mbembi
berkata, mari bahwa firman Allah dan kasih-Nya kepada suku Pygmy di hutan
khatulistiwa RD Kongo. Ana
berkata bahwa ia telah mempraktikkan Sekolah Misi DCI di Argentina selama
setahun. Alexandre 25, memimpin kaum muda di Sao Paulo, Brazil.
George Purkweri,
Lira, Uganda
berkata, “Kami mengadakan Pesta Natal DCI di sini dan bukan di Inggris. Kami
mengundang 930 orang, mereka yang buta, korban AIDS, yatim piatu, para janda dan
orang-orang miskin. Setiap orang mendapatkan makanan dan minuman yang enak,
hadiah dan juga mengetahui bahwa ada Allah dan Juruselamat yang mengasihi
mereka.
Iman
bekerja di dalam diri orang-orang muda untuk membawa mereka kepada Allah
sebagai dasar kehidupan mereka, dan kasih memampukan mereka menghadapi
tekanan dan kelelahan, dan harapan menjaga mereka dalam bertahan manakala
sukacita berganti menjadi penderitaan. Disadur dari 1 Tesalonika 1:1-3.
César
melatih orang-orang untuk misi di Barranquilla, Kolombia. Wazeng Jules,
Lubumbashi, RD Kongo berkata, “Kami memiliki 80 murid di lima
Sekolah Misi yang berbeda.” Frits Kaloh
berkata, “Kami menggunakan materi Sekolah Misi DCI
di Tangerang, Indonesia.
Premjit Konthoujam,
Manipur, India
berkata, “Kami rindu menerjemahkan bahan-bahan pelatihan Anda ke dalam bahasa
Manipuri, sebab bahan-bahan ini efektif, praktis dan mudah dimengerti untuk
murid-murid di dalam pelatihan jangka pendek yang kami adakan. Kerinduan saya
adalah menjangkau yang belum terjangkau dan gereja-gereja tradisional di sini.
John Garang Chol,
Sudan berkata, “Bahan-bahan misi ini sungguh menggerakkan kehidupan dan
pelayanan saya, mission open days Khartoum and Abyei 26-30 Jan. Paul
melayani misi untuk kaum muda dan pelajar di India. David Lecca
di Peru menulis dan mempublikasikan leaflet Kristen, silakan tambahkan
koleksi untuknya.
Ellen Johnson Sirleaf, Presiden
Liberia berkata, “Setiap orang Liberia harus
ingat bahwa setiap botol whisky yang mereka beli seharga dengan sekarung beras
yang dapat memberi makan 100 anak-anak Liberia.”
Josue berkata, “Saya seorang penginjil di Aflao,
Ghana. Debora Fontana berkata,
“Saya seorang penginjil di Lyon, Perancis.” Yves Ayité Gaba,
Togo berkata, “Kami
telah membuka Sekolah Alkitab kami dengan 12 murid.”
Raphael Gbogatse, di
Guinea berkata, “Saya membagikan secara
gratis leaflet
Bientot, Soon dan Booyataa ke gereja, penjara, bus, dan orang-orang sakit. Kami
mengadakan pesta Natal di Conakry untuk kaum miskin, orang-orang cacat,
anak-anak, orang tua dan para korban AIDS.
Yoppi Margianto, Indonesia berkata, “Teman saya Steve memiliki 800 anggota
gereja di Yahukimo yaitu dari suku Momuna yang masuk ke dalam daftar suku yang
belum terjangkau Injil. Seniornya Simon adalah orang pertama yang membawa Injil
ke Momuna. Yahukimo adalah kota yang termiskin di Indonesia, di mana banyak
anak-anak mati kelaparan dan masih ada orang yang hidup di atas pohon.
Steidy Suwuh berkata, “Saya menggunakan bahan-bahan
Sekolah Misi DCI di Sekolah
Alkitab Anjungan untuk memperlengkapi mereka melayani di Kalimantan Barat,
Indonesia.” Mirian ingin mendukung misi dari
Chili ke Maroko dan Uruguay.
Alejandro Ortiz membawa Injil kepada orang-orang jalanan di Paita-Piura,
Peru.
Margarita
Moreno dan
gereja-gereja di Quibdo, Kolombia telah membuat 200 anak-anak tersenyum
dengan membagikannya hadiah Natal. Edwin
Freire
berkata bahwa tantangan terbesar di Ekuador adalah penyembahan berhala.
Djoi Michel
melayani sebagai pastor 25 km dari kota terdekat Vakon, Benin.
Junior Regis
di Montreal, Kanada berkata, Sekolah Misi DCI kami sudah sampai di Modul 2 dan
di bulan Februari kami akan pergi ke Haiti untuk memberikan seminar bagi para
pastor.
Silakan lihat halaman
Bank untuk Kaum Miskin yang telah kami revisi, untuk
mengetahui bagaimana caranya mencapai sukses dalam menjalankan bisnis, dan untuk
melihat daftar penyedia modal usaha kecil.
Fanny di
Kolombia melayani di dalam Kairos Missions dan siap bekerjasama dengan
Anda. Isaias Marquez di
Chili ingin membuka rumah singgah bagi para pecandu
alcohol dan obat-obatan. Bomua sangat senang menjadi murid
Sekolah Misi di
Kinshasa, Kongo.
George Purkweri, Lira,
Uganda, “Sesudah pelatihan menjahit selama 6
bulan sebagian besar dari 67 wanita yang saya ambil dari jalanan, kamp
pengungsi dan para pelacur, kini mengikut Yesus dan beberapa telah memiliki
mesin jahit sendiri untuk menghasilkan uang.”
Bokobana memimpin Youth in Action di
Togo. Mbaya Ese di
Perancis mencari Sekolah
Alkitab gratis di Inggris atau Jerman. Alexander De Leon di
Guatemala
mengucapkan terima kasih untuk semua informasi di situs ini
Pertama kali dimunculkan di halaman ini di bulan
Maret 2009, BBC kini
mengejutkan dunia dengan sebuah dokumen TV yang menayangkan para dukun yang
secara terbuka mengadakan upacara pengorbanan anak di Uganda.
Halaman web dan video
BBC di sini dan
Uganda Observer di sini.
Lekoto,
Benin melakukan misi dan bantuan usaha bagi kaum wanita, ia berkata
bahwa halaman-halaman ini sangat membantu. Clerisse,
Brazil meminta kontak untuk
membagikan kasih Allah bagi para penderita kusta. Sunny
Ntia memimpin
Ambassadors World Outreach Nigeria dan Uganda
Urs
Scharnowski,
Swiss berkata, “Ini adalah artikel singkat yang harus dibaca:
Sepuluh Jenis Gereja Bertumbuh yang Tidak akan Lagi Membuat Marah Kakek Anda.”
Dalam bahasa Inggris dan
Spanyol.
Yona
Mwanza,
Tanzania berkata, “Hujan yang deras dan banjir besar yang baru kali
ini terjadi. Banyak rumah rubuh, orang-orang kehilangan tempat tinggal, sebagian
kini sekarat dan mengalami kelaparan. Kami memerlukan bantuan dan doa Anda.
Miguel Diez, Spanyol berkata, “Ibu Negara
Pantai Gading berbicara di Kongres
Remar kami dan membuka pintu bagi kami untuk membantu anak-anak yang
membutuhkan. Alfredo
Roldan, Kolombia
berkata Biblioparques adalah game yang
mengajarkan tentang Alkitab. Lintang
Suminar Sari,
Indonesia berkata, “Saya
telah dibebaskan dari kuasa kegelapan dengan segala macam luka yang
ditimbulkannya. Kini saya siap untuk melayani Tuhan.”
Martín mengadakan misi di Yucatán,
México. Pangmashi Benardbut mengadakan
program misi dan pelatihan di Kamerun. Christina ingin mengirimkan informasi
tentang orang-orang Islam di Perancis dan para pekerja misi di Grenoble.
Klik di sini untuk melihat
bakal artikel Wikipedia tentang
pekerjaan kami, dibuat dan diteliti secara independen sebagai bagian
dari studi akademis untuk Seminari Fuller yang ternama di USA.
BAGAIMANA ANDA MEMBANTU
KAMI? Bagaimana Anda
bergabung dengan kami? Klik di sini
untuk melihat halaman khusus