Kamala
berkata, “Saya bekerja di sebuah Sekolah Bahasa Inggris di Edinburgh, di mana
kebanyakan staf adalah orang Kristen, demikian juga separuh dari para murid.”
Felly Nsungu,
Togo
memiliki 11 anak yatim piatu dari
RD
Kongo bagian timur yang memerlukan bantuan, keluarga mereka telah dibantai
oleh para pemberontak, rumah-rumah dibakar, dan ini adalah musibah terbesar
dalam hidup mereka.
Dr. Gandham Paul Ranjitham
dari AP,
India
memberi salam kepada kita semua, “Saya telah menjadi gembala di sini selama 18
tahun.”
Michael Singini,
Malawi
mengajak Anda untuk melihat
foto-foto terbaru dari pembangunan klinik yang dibantu oleh
Dana DCI sehingga orang-orang desa yang sakit
tidak perlu lagi berjalan jauh sampai 7 jam untuk bertemu dokter. Kini hujan
mulai turun dan segera kami akan jeda selama beberapa bulan.
Seseorang
berkata kepada temannya bahwa jika kamu tidak dapat melihat apa yang dilakukan,
ingatlah bahwa orang buta yang membuat dirinya rentan, mengakui kelemahannya dan
tekun mencari pertolongan, itulah yang ditolong Yesus. Masalah kita adalah kita
selalu ingin dihargai, dihormati dan diperhatikan, tetapi hal itu tidak menarik
perhatian Allah.
Yoppi Margianto,
Indonesia berkata, “Murid-murid saya masing-masing akan menanam gereja suatu
hari untuk memenuhi panggilan Allah bagi mereka.”
Jairo Alberto Ramos,
Kolombia berkata, “Saya terpanggil untuk melayani bangsa-bangsa. Saya akan
pergi ke Kongres Misi di Cordóba-Argentina tanggal 16-22 Januari.
Guéhi Marcel Irma,
Abidjan,
Pantai Gading, berkata, “Sekolah Misi dan
Komputer kami di Yopougon kini memiliki 8 tenaga pengajar dn 20 murid yang
meskipun tidak memiliki uang namun memenuhi panggilan Allah.”
Komentar dari Les Norman:
Ucapan selamat yang paling hangat dari kami untuk kalian semua, dan wow –
kaos-kaos itu sungguh membuat saya terkesan. Kami belum pernah melihat hal itu
sebelumnya. Tampaknya sekarang menjadi waktu wisuda DCI di seluruh dunia. Luar
biasa.
Henry Lopez,
Kolombia berkata, “Sekolah Misi Baranquillo
telah mewisuda 9 orang yang begitu bergairah untuk memenangkan jiwa dan telah
menemukan tempat Allah bagi mereka. Kami pergi ke jalan-jalan dan memulai
Sekolah Minggu untuk 50 anak-anak.
Huber Suarez
berkata, Saya tinggal di Manchester,
Inggris, dan sekarang ini saya menggembalakan sebuah komunitas kecil
orang-orang dari Amerika Latin.
Wondimagegn Leta,
Ethiopia berkata, “Injil telah sampai ke sini berabad-abad yang lalu (Abad
pertama, lihat
Kisah
Para Rasul 8:26. Saya ada di dalam kerajaan Allah dan saya senang dapat
melayani bersama dengan Anda.”
Jika
Anda ingin meminta bantuan ke Dana DCI untuk
mengadakan Pesta Natal bagi Kaum Miskin, silakan
baca terlebih dahulu
catatan ini dan juga halaman ini sebelum menuliskan permohonan Anda. Tanggal
terakhir adalah 1 Desember. Terima kasih.
Maggie Ball
dari Dana DCI berkata, “Saya melakukan Tandem
Skydive Jump untuk menggalang dana bagi rumah sakit, dan sungguh mengagumkan,
saya sangat menikmatinya dan akan melakukannya lagi.”
Mah Malachi,
Pantai Gading berkata, “Sesudah mengunjungi gereja baru, kami mengalami
kecelakaan di mobil. Orang-orang mengalami luka serius, tetapi saya hanya
sedikit luka di kepala, isteri dan bayi saya terlempar ke luar, tetapi Allah
melindungi mereka.”
Moses Aringo,
Malawi,
“Sekolah Misi di Lilongwe maupun di Mzuzu
berjalan baik, murid-murid membuka gereja-gereja baru. Para murid
Zambia
diwisuda minggu lalu, dan mereka akan membuka sekolah-sekolah baru di Isoka,
Myombe dan Kanyerere."
Felly Nsungu
berkata, “Kami membuka Sekolah Misi yang kedua
di Ngaba-Kinshasa, dan sekarang kami menjalankannya secara efektif di
RD
Kongo dan di negara kami
Togo.
Felix Niyongabo,
Burundi berkata, “Sesudah 300 orang di Busiga mendengarkan Injil, 100 di
antaranya menjadi sebuah gereja baru. Saya membuka
Sekolah Misi di Bujumbura dalam bahasa Kirundi, saya amat menyukai bahan
dari Anda ini.
Mbog Baya,
Yaoundé-Kamerun
berkata, “Kami telah mewisuda 50 pastor baru dari Misi, Clarite sesudah
mengikuti pelatihan selama tiga tahun di l'IBIC-LDN.
Deise Levino,
Cuiaba,
Brazil
berkata, “Pelatihan dan misi sangat melekat di hati saya, dan kami sangat
menghargai orang-orang yang melayani di ladang misi seperti Anda.
Miguel
Licea,
Kuba
berkata, “Ini adalah halaman-halaman yang paling menantang di Internet, saya
akan memakai bahan Sekolah Misi gratis ini bagi
20 gereja saya.
Ronald Reagan,
presiden
AS ke-40, berkata, “Di sepanjang sejarah, buku
Alkitab ini dan
prinsip-prinsip yang terkandung di dalamnya, telah menjadi penuntun dalam
memperbaiki kesalahan manusia dan memberikan harapan bagi masa depan. Dengan
mengikutinya kita akan menjadi bangsa yang kuat di dunia.
Keith
Smith,
Burkina Faso mengundang Anda untuk melihat
website-nya yang baru
tentang Burkina Faso, orang-orang yang belum terjangkau dan pelayanannya, dengan
foto-foto yang luar biasa.
Komentar dari Les Norman, editor
Tidak ada orang yang mengenal Burkina Faso lebih baik dibandingkan Keith dan
isterinya Lynne, karena mereka memang tinggal di sana bersama suku Fulani. Saya
tidak pernah melupakan hari-hari saya bersama Keith di rumahnya.
Simpore
Justin,
Burkina Faso
berkata, Saya adalah satu-satunya orang Kristen di desa saya, dan semua orang
membuat saya tertekan, jeritan hati saya adalah supaya Allah mengutus seorang
misionaris ke sini.
Maira Ricardo Santamarina,
Budapest,
Hungaria, berkata bahwa ia siap untuk membalas surat dalam bahasa
Spanyol kepada semua pembaca, dan melakukan apapun yang dapat ia lakukan untuk
membantu.
7 November 2009
Ministerio Comision di
Meksiko, menyediakan leaflets, cartoon, video gratis, dan
masih banyak lagi lainnya untuk membantu Anda membagikan iman Anda, dalam bahasa
Spanyol dan Inggris.
George
Washington, presiden AS yang pertama, berkata bahwa mustahil memerintah
dunia tanpa Allah dan Alkitab.
Seorang
mitra DCI di
Pakistan, nama tidak dicantumkan demi alasan keamanan, berkata bahwa
terorisme ada di mana-mana, dan tidak ada sekolah, rumah sakit, bank, hotel atau
tempat umum yang aman. Anda tidak akan tahu apakah akan pulang ke rumah dengan
selamat atau tidak.
Komentar oleh Silvia de Yáñez, Chili
Saya mendorong setiap orang di manapun di seluruh dunia untuk melayani bersama
dengan DCI, merupakan berkat yang besar bagi saya untuk melayani Tuhan dengan
cara ini, saya merasa mendapat kehormatan.
5 November 2009
Ibriham Se-say,
Sierra Leone berkata, Saya adalah guru untuk anak-anak yang tertarik untuk
belajar lebih lagi tentang Allah.
Ramiro,
Argentina berkata, Saya melayani di daerah yang terabaikan dan sangat
miskin, untuk membawa anak-anak mengenal kasih Yesus, karena memenangkan seorang
anak berarti juga memenangkan satu kehidupan bagi Tuhan.
Para wanita CIFO
di
Guatemala berkata, Mereka akan berdoa bagi Anda, bagi orang-orang di dalam
misi, dan gereja-gereja teraniaya. Lebih baik jika menulis
dalam bahasa Spanyol.
Joshua
bersaksi, "Saya berencana untuk membuka Sekolah Alkitab, semoga Tuhan memberkati
Anda berlimpah-limpah."
Samuel John,
India
berkata, “Saya berdoa agar India hidup dalam kebenaran dan
sistem kasta di
negeri ini dihancurkan.”
Titus Gakwaya, Kigali,
Rwanda
berkata, “Saya melayani dalam pengembangan daerah miskin, dan selalu membaca
halaman ini di setiap kesempatan yang saya temui.”
Komentar: Les Norman, editor
Lihat tragedy Uganda ketika George masih kecil di bawah pemerintahan dictator
Idi Amin di dalam
The Last King of Scotland.
Mirian Galli,
Brazil
berkata, “Kami mengajarkan firman Allah kepada 3.500 anak setiap minggu,
website
kami memiliki banyak kisah Alkitab, gambar dan papan peraga.
Udeme Eyeni,
Nigeria berkata, Materi pelajaran penginjilan di
DCI telah membawa api kebangunan rohani bagi para murid di sini yang
mengikuti pelajaran secara gratis. Ini adalah gereja terbaru yang kami tanam.
Para pemimpin,
murid, lulusan
Sekolah Misi
DCI atau pusat pelatihan yang terhubung dengan kami, harus
melihat
halaman ini yang akan membantu Anda pergi kepada wilayah yang
belum terjangkau dan untuk memulai proyek-proyek baru penanaman
gereja, pelatihan dan usaha memberkati kaum miskin.
31 Oktober 2009
Mari bergabung dengan 4000 pemimpin dari 200 negara dan 1.000 lebih online di
Kongres Dunia yang ke-3 di
Lausanne, Cape Town, 16-25 Oktober 2010, untuk mendiskusikan masa depan
gereja dan misi dunia, agama-agama dunia, kemiskinan, HIV/AIDS, dan aniaya.
Daftar di sini untuk bergabung online, gratis dalam enam bahasa, atau
email.
Komentar:
Oswald
Smith, Toronto, 1889-1986
Kita berbicara tentang kedatangan Kristus yang kedua kali, tetapi setengah dunia
bahkan belum pernah mendengar kedatangan-Nya yang pertama kali.
John Duco,
Liberia berkata, Kami memiliki 65 anak-anak terabaikan di sekolah kami, dan
kami telah membuatkan seragam untuk mereka, tetapi mereka memerlukan sponsor
untuk makanan harian agar mereka tidak kembali ke jalan.
Henri Nouwen
berkata bahwa ketika kita tidak takut untuk mengakui kemiskinan kita, maka kita
akan mampu berada bersama orang lain di dalam kemiskinan mereka. Kristus yang
hidup di dalam kemiskinan kita mengakui Kristus yang hidup di dalam kemiskinan
orang lain. Jika kita mengabaikan kemiskinan kita, kita pun akan cenderung
mengabaikan kemiskinan orang lain. Kita memilih untuk tidak melihat orang-orang
yang melarat, kita tidak suka memandang orang yang cacat atau lemah, kita
menghindari berbicara tentang luka dan derita orang lain, kita menjauh dari
kehancuran, ketidakberdayaan, dan kekurangan. Dengan menghindari hal ini
sesungguhnya kita dapat kehilangan kontak dengan orang-orang yang melaluinya
Allah memanifestasikan diri-Nya kepada kita. Tetapi ketika kita telah menemukan
Allah di dalam kemiskinan kita, maka kita akan kehilangan rasa takut kita akan
orang miskin, dan pergi menjangkau mereka untuk menemui Allah. Lihat bagian 1 di
segmen 2 Oktober.
Muzamai Muzamai, Livingstone,
Zambia berkata, Saya bersama isteri sedang menanam
gereja, barangkali Anda bisa bekerja sama dengan kami dalam melatih, misi, dan
membantu banyak orang yang terkena AIDS dan juga para yatim piatu.
Silvana Mara, Pousso Alegre,
Brazil berkata bahwa ia berencana memberikan
pendidikan Kristen dan secular bagi 20 anak-anak lokal berisiko, dari usia 4
sampai 6 tahun. Kami juga sedang merencanakan Pesta Natal bagi Kaum Miskin.
Yoppi Margianto,
Indonesia berkata, Visi FRUIT dan I GO kami telah menghasilkan
dua belas orang bergabung ke dalam gereja dalam satu minggu. Family, Revelation,
Urgency, Intimacy and Togetherness. FRUIT juga merupakan program kelompok kecil
kami untuk periode 1 tahun dengan menggunakan bahan-bahan
Sekolah Misi DCI, di
dalam tiap-tiap FRUIT terdapat seorang pemimpin dan 4 orang murid. Tujuan dari
tiap-tiap kelompok ini adalah untuk bermultiplikasi menjadi lima kelompok FRUIT,
dengan cara setiap anggota menjalankan I GO (I Get One), yakni pergi mendapatkan
satu jiwa dalam satu bulan, untuk dibawa ke dalam kelompoknya dan ke dalam
gereja. Dengan cara ini kita dapat mencapai target 1.500 jiwa hanya dalam satu
tahun. Silakan kirim email kepada saya untuk informasi lebih lengkap.
Nestor Monyehi,
Pantai Gading, bersaksi bahwa ia menjadi pengamen jalanan bagi Yesus demi
menyelamatkan jiwa yang terhilang. Saya kini telah sampai di pelajaran 26 dari
Sekolah Misi gratis.
David Wilkerson,
New York,
USA, mendapatkan surat dari seorang ibu yang berkata, “Anak perempuan saya
berusia 16 tahun, mengasihi Allah dan menjadi sumber sukacita kami. Tetapi ia
harus mengalami sakit yang ekstrim 24 jam sehari. Saya kehilangan anak laki-laki
saya tahun 1997 karena penyakit yang sama.” Di tengah segala hal yang harus
dihadapi, segala guncangan tubuh dan jiwa, ibu ini dan anak perempuannya telah
menaruh harapan di dalam firman Allah bagi mereka. Dan Allah telah memberikan
kepada mereka damai-Nya.
Ajmad
Aj, Orissa,
India
membuka sekolah untuk para pendeta di Gunpur, dan memberikan sepeda kepada para
hamba Tuhan ini yang telah kehilangan segalanya dalam aniaya yang baru lalu.
Oscar M. Lofwa,
Zambia
mengadakan misi pastoral di Francistown,
Botswana, ia baru saja mendaftarkan gerejanya, dan bantuan akan diterima
dengan senang hati.
Rini Margianto,
Indonesia mengundang Anda untuk
mengklik untuk melihat apa yang terjadi pada rumah-rumah masyarakat ketika
gempa bumi menimpa, dan apa yang mereka lakukan untuk menolong para korban.
Silakan kirim email dan saya akan memberitahu Anda lebih banyak.
Tukesiga George,
Kigali,
Rwanda
berkata bahwa mereka ingin memulai Sekolah Pelayanan dengan menggunakan materi
Sekolah Misi DCI yang sangat lengkap ini.
Horacio Oviedo,
Albacete,
Spanyol menawarkan bekas hotel dengan 22 kamar, sebagai tempat yang ideal
bagi sekolah pelatihan para pemimpin, jika ada yang berminat.
Hassan, Kerala,
India
berkata bahwa ia dibesarkan di lingkungan Muslim, namun kini ia menjadi pendeta
yang menjangkau orang-orang dari latar belakang yang sama.
José Antonio Faienza,
Argentina, berkata bahwa gerejanya mengadakan Konferensi Misi pada tanggal
14/15 November, Santa Fe, yang akan dihadiri oleh saudara-saudara termasuk dari
Charles Johnson,
Liberia bersaksi bahwa sebelum perang Monrovia memiliki sedikit
saja gereja, tetapi kebangunan rohani datang di tengah perang, dan sekarang
hampir setiap keluarga memiliki persekutuan pagi dan sore, kebangunan rohani
terus terjadi, orang-orang menaruh iman kepada Tuhan untuk disembuhkan,
dilindungi, dipenuhi setiap kebutuhan mereka, sebab kalau tidak mereka akan
binasa.
Komentar:
John Duco, Monrovia, Liberia
Untuk pertama kalinya gereja kami dihadiri oleh 162 orang, 95% dewasa, visi saya
adalah menanam 700 gereja di Afrika Barat dan daerah-daerah lain. Komentar dari C.T.Studd, 1860-1931
Beberapa orang ingin hidup aman di tengah suara lonceng gereja, tetapi saya
memilih untuk pergi menjalankan misi penyelamatan di tengah hingar-bingar
neraka.
Klik di sini untuk melihat
bakal artikel Wikipedia tentang
pekerjaan kami, dibuat dan diteliti secara independen sebagai bagian
dari studi akademis untuk Seminari Fuller yang ternama di USA.
BAGAIMANA ANDA MEMBANTU
KAMI? Bagaimana Anda
bergabung dengan kami? Klik di sini
untuk melihat halaman khusus
Berita
Kristen Dunia
Update Gratis
Untuk menerima email pemberitahuan bahwa
halaman berita telah di-update, silakan
klik di sini
Silakan
BOOKMARK halaman ini ke dalam Favourites Anda.